Supiori – Kepolisian Resor Supiori meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan di wilayahnya pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Gubernur Provinsi Papua.
Patroli yang di pimpin oleh KBO Samapta Ipda Marthin Marcus Pattipelohy dengan melibatkan delapan personil berlangsung selama dua jam dari pukul 13.00 s/d 15.00 Wit diseputaran wilayah Kab. Supiori, Senin (24/2) siang.
Langkah strategis berupa patroli yang di lakukan fungsi samapta ini diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengantisipasi potensi kerawanan pasca putusan PHPU Pilkada Gubernur Papua yang dapat mengganggu Kamtibmas.
Kapolres Supiori AKBP Marthin W. Asmuruf, S.Sos., M.M ketika di konfirmasi mengungkapkan bahwa patroli intensif dilakukan di sejumlah titik strategis, termasuk kantor KPU, Perkantoran, tempat-tempat umum serta wilayah yang dianggap rawan.
"Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif, dengan menjaga agar tidak terjadi gangguan keamanan setelah putusan PHPU sengketa Pilkada Provinsi Papua di MK," terang Kapolres Supiori
Selain itu juga kata AKBP Marthin Asmuruf, personil Polres Supiori juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
"Pihak kepolisian berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai instansi terkait dalam hal ini memantau perkembangan situasi pasca putusan PHPU Pilkada, serta siap bertindak tegas apabila terjadi tindakan yang melanggar hukum,"tegasnya.
“Diharapkan dengan adanya patroli ini, masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tertib, serta menjaga persatuan dan kesatuan di Provinsi Papua khususnya di Kabupaten Supiori.” tutup Kapolres Supiori.(*)
0 Komentar